Skip to main content

Donasi atau Mengurung Diri untuk Ibu Yang Terkena "Ganasnya Razia"

Saat ini ibu pemilik salah satu warteg di kota Serang menjadi buah bibir para nitizen.

Karena kejadian yang menimpanya, yaitu disitanya makanan jualannya oleh pihak satpol PP.

Sontak nitizen ikut berduka dan tentu saja merasa belas kasihan terhadap ibu warteg tersebut.

Salah satu nitizen yang mangatas namakan dirinya "Ditya Sibarani" di Facebook, Ia tergerakan hatinya untuk mendonasikan uangnya.

Dan Ditya Sibarani lah yang menggagas donasi untuk ibu warteg kepada semua nitizen.


Banyak yang membagikan kiriman dari dia , sudah lebih dari 7000 kirimannya dibagikan di Fb.

Dan tentunya semakin banyak pula donasi yang akan diterimanya untuk diberikan kepada ibu tersebut.

Sejauh ini uang dari dana hasil menggalang donasi yang ia lakukan sudah hampir lebih 180Juta.

Jumlah ini tentunya tidak sedikit, Tapi apakah uang sebanyak itu akan disumbangkan hanya kepada ibu tersebut?

Jika iya , Maka ibu tersebut mungkin tidak bekerja lagi , malah enak enakan dan bermalas malasan.Dan menjadikan ibu tersebut tidak produktiv lagi.

Namun, Dibalik dari sekian banyak nitizen yang setuju dengan acara menggalang donasi ini.Ada pula yang tidak setuju dengan tindakan menggalang dana ini.

Alasannya adalah, Satu! :

  1. adanya surat edaran walikota serang 51.13/739-kesra/2015 tentang pelarangan membuka warung pada siang hari selama bulan Ramadhan. Jika terpaksa buka, maka akan diberi teguran. Jika sudah 2 kali teguran tetap memaksa buka, maka akan dikenakan sanski 50 juta dan kurungan 3 bulan penjara.

Memang benar, Peraturan tersebut sudah berlaku dan sudah resmi tanpa secret apapun.

Dengan peraturan tersebut kita mengetahui bahwa yang salah adalah si ibu warteg tersebut! Mengapa harus melanggar surat edaran yang sudah diterbitkan sejak dulu?!

Pendapat Saya :

  1. Mengapa harus merampas/Menyita makanan yang sedang diperjual belikan oleh ibu tersebut?
    Toh kalian (Satpol PP/Pemerintah Berwenang) bisa menutup warungnya dengan gembok khusus.
    Mubazir kan makanannya! Lagi pula ibu itu bahan bakunya beli lho bukan nyari ditempat sampah.Jika iya mau disita ya setidaknya kasih uang belas kasihan atau apa, yang penting bisa mengurangi bebannya :D

Maaf jika ada salah kata atau mungkin ada kata yang kurang berkenan di hati anda, Saya hanya menyampaikan apa yang ada di pikiran saya.

Sekian pembahasan saya tentang berita ini.Dan sampai jumpa lagi diberita berita yang akan di bahas oleh Tim Dibalik Secret.

Comments